Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Pendidikan

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Pendidikan – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah berdampak pada dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran.

Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Untuk Pendidikan

telecommute – Rosenberg meyakini dengan berkembangnya penggunaan TIK.

Komunikasi sebagai media pendidikan dilakukan dengan menggunakan media komunikasi seperti telepon, komputer, internet, dan email. Interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dilakukan melalui hubungan tatap muka, tetapi juga melalui media tersebut. Guru dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa.

Demikian pula siswa dapat menggunakan komputer atau internet untuk memperoleh berbagai macam informasi dari berbagai sumber melalui dunia maya. Hal yang paling mutakhir adalah perkembangan yang disebut pengajaran online atau pengajaran virtual, yaitu proses pengajaran dengan menggunakan internet.

Saat ini istilah lain yang semakin populer adalah e-learning, yaitu model pembelajaran yang menggunakan media komunikasi dan teknologi informasi (khususnya internet). Menurut Rosenberg, e-learning adalah cara untuk menggunakan teknologi Internet dalam berbagai penyampaian pembelajaran berdasarkan tiga kriteria berikut:

E-learning adalah jaringan dengan kemampuan untuk memperbarui, menyimpan, mendistribusikan, dan berbagi bahan ajar atau informasi.

Gunakan teknologi Internet standar untuk mengirim ke pengguna akhir melalui komputer.

Fokus pada pandangan pembelajaran yang luas di balik paradigma pembelajaran tradisional.

Saat ini seiring dengan perkembangan teknologi informasi, para pendidik juga memanfaatkan teknologi tersebut dalam media pembelajaran.

Baca juga : Fakta Terbakarnya Kilang Minyak Di Indramayu

Menurut kompasiana, peran TIK dalam pembelajaran adalah:

1. Teknologi informasi merupakan sarana pembuatan dan pengenalan materi pembelajaran.

Saat ini perkembangan software dan hardware telah mencapai titik perkembangan teknologi yang pesat, penggunaan yang user-friendly dan harga yang relatif terjangkau. Hal ini berimplikasi pada pembuatan bahan ajar yang lebih mudah, murah dan lebih beragam.

Contoh paling sederhana adalah dengan menggunakan Microsoft Power Point atau Impress sebagai bahan ajar. Perangkat lunak ini dapat dengan mudah menggabungkan suara, teks, gambar, dan bahkan film.

2. Teknologi informasi dan komunikasi berperan dalam mendistribusikan materi pembelajaran.

Peran teknologi informasi dan komunikasi sebagai salah satu bentuk distribusi pembelajaran telah sampai pada tahap mudah digunakan dan berbiaya rendah, seperti internet, TV, handphone, dll.

3. TIK bertindak sebagai penilai pembelajaran.

Penilaian pembelajaran saat ini dapat dilakukan dengan menggunakan IT, khususnya Internet. Mari kita ambil contoh penerimaan beberapa BUMN yang menguji potensi akademiknya melalui tes online. Oleh karena itu, tidak perlu mengumpulkan banyak orang di satu tempat untuk ujian tertulis.Untuk perusahaan yang memiliki tanda masuk, keuntungannya bisa menghemat biaya dan tenaga.

Contoh lainnya adalah penggunaan aplikasi pembuat pertanyaan yang memfasilitasi proses penilaian pembelajaran.

4. TIK berperan sebagai media pembelajaran kolaboratif.

Diskusikan, bagikan pengetahuan dan selesaikan masalah pembelajaran saat ini tidak secara tatap muka. Aplikasi chat dapat digunakan untuk berdiskusi antara siswa / siswa dengan guru / instruktur atau antar sesama.

5. TIK berperan dalam menemukan sumber materi pembelajaran.

Internet adalah gudang data yang menyimpan teks, suara, gambar, atau materi multimedia dalam jumlah besar. Bisa dibayangkan tidak ada mesin pencari, seperti Google, Yahoo, Bing, dll. Oleh karena itu, sulit bagi kita untuk memperoleh informasi yang kita inginkan di Internet.

Jika mesin pencari tidak serumit sekarang ini, bahkan mungkin membutuhkan waktu yang lama. Oleh karena itu, kemajuan mesin pencari telah membuat pencarian materi pembelajaran menjadi cepat dan mudah.

Fungsi TIK

Fungsi TIK dalam pembelajaran teknologi informasi serta komunikasi (TIK) memiliki Berberapa fungsi utama:

1. Teknologi adalah alat. Dalam hal ini TIK digunakan sebagai alat bagi pengguna (user) atau siswa untuk membantu dalam pembelajaran, misalnya dalam pengolah kata, mengolah bilangan, membuat elemen grafik, membuat database, membuat manajemen untuk siswa, guru dan Mahasiswa Program kepegawaian, data kepegawaian, keuangan, dll.

2. Teknologi adalah ilmu (science). Dalam hal ini teknologi merupakan bagian dari disiplin ilmu yang harus dikuasai oleh peserta didik. Sebagai contoh, banyak jurusan di universitas tersebut telah mempelajari teknologi komputer, seperti informatika, manajemen informasi, dan ilmu komputer. Dalam pembelajaran di sekolah berdasarkan kurikulum 2006 terdapat mata pelajaran TIK sebagai ilmu yang harus dikuasai siswa dengan berbagai kemampuan.

3. Teknologi adalah bahan dan alat bantu pembelajaran. Dalam hal ini teknologi diartikan sebagai bahan dan alat pembelajaran untuk menguasai kemampuan berbantuan komputer. Dalam hal ini, cara pemrograman komputer adalah membimbing siswa secara bertahap untuk menguasai kemampuannya dengan menerapkan prinsip pembelajaran komprehensif. Dalam hal ini kedudukan teknologi tidak berbeda dengan peran guru, peran guru adalah sebagai fasilitator, motivator, komunikator dan evaluator.

TIK juga dapat membantu menutup celah dalam penguasaan teknologi mutakhir khususnya di bidang pendidikan. Pembangunan pendidikan berbasis TIK setidaknya memberikan dua keuntungan.

Pertama, mendorong dunia pendidikan (termasuk guru) untuk mengapresiasi dan berperan aktif guna memaksimalkan potensi pendidikan.

Kedua, berikan siswa berbagai peluang untuk memanfaatkan setiap potensi yang ada yang dapat diperoleh dari sumber daya yang tidak terbatas.

Facebooktwitteryoutubeinstagrammail